Pak Polisi & MP3 Player
Dua tahun lalu MP3 player masih terkesan barang mewah, hmmm maklum waktu itu yang paling kita kenal tentu saja IPOD yang harganya memang diatas 1 jutaan. Kalau dibanding harga handphone sih masih terkesan harga kacang goreng, tapi karena single function ya rada mahal-lah.
Tidak sampai setahun, berbagai merk MP3 player muncul di pasaran bak jamur di musim hujan. Itulah hebatnya teknologi ICT sekarang. Perkembangannya sangat pesat. Jangan dibandingin deh ma teknologi otomotif, melesat jauh ICT unggul di depan.
Pagi tadi seperti biasa setiap pagi saya melewati perempatan Jalan Magelang. Mengingat padatnya lalulintas di perempatan ini dan adanya kesibukan renovasi jalan, maka ada banyak polisi yang sibuk mengatur lalulintas. Suatu pemandangan yang unik buat saya, seorang polisi (dari pakaian sih bukan polantas - pakai baret coklat), asyik bertugas sambil sepasang earphone putih menempel di kupingnya. Naga2nya sih MP3 Player. Sambil tak lupa tersenyum kepada setiap pengguna lalulintas dia cukup konsen pada tugasnya.
Saya jadi ingat di Jakarta pernah ada aksi polantas bertugas sambil berjoget. Hmm… sepertinya polisi memang perlu hiburan biar tidak tegang terus dalam bertugas, toh tidak semua tugasnya diwarnai dengan sikap tegas bak menghadapi penjahat. Ya kita2 sebagai pengguna lalulintas tentu saja merasa lebih adem, melihat Pak Polisi bisa dengan ramah bertugas di jalan lantaran kepalanya ngga pusing melihat semrawutnya lalulintas karena sudah refreshing lewat MP3 player.
Mengutip slogan iklan, MP3 Player, sebuah produk teknologi yang mengerti manusia, setidaknya dia bisa menjadikan kita lebih manusiawi. Selamat bertugas Pak Polisi.
